Jumat, 21 Juni 2013

Partuturan Batak Toba


Partuturan Batak Toba adalah merupakan sistem kekerabatan Batak Toba. Aku yakin banyak dari kita yang belum mengetahui tentang Partuturan walau kita orang batak asli sekalipun. Biasanya ini terjadi kepada orang batak yang memang lahir di kota dan telah dibesarkan pun di kota bukan di kampungnya sendiri, sehingga dia tidak peduli lagi dengan adatnya sendiri. Orang yang tidak mengerti Partuturan biasanya dikatakan “dang maradat” (tidak punya adat). Biasanya ini terjadi kepada anak-anak muda yang memang lahir dan besarnya bukan lagi dikampungnya. Maka dari itu aku mau berbagi pengetahuan tentang sebutan-sebutan yang seharusnya kita katakan kepada sanak saudara kita atau orang lain yang bersuku batak. Baik itu yang lebih tua, lebih muda, atau sepantaran dengan kita. Jangan sampai salah ucap. Karena kita bisa di cap “tidak tahu adat”. Baik, mari kita lihat dibawah ini sebutan-sebutan yang tepat dan benar untuk kita ucapkan.

Daftar istilah sebutan:

Uda, Amang Uda, Bapa Uda :
-        panggilan kita terhadap adik laki-laki dari ayah kita,
-        panggilan kita terhadap semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
-        panggilan kita kepada suami dari adik perempuan ibu kita.

Inang Uda, Nanguda :
-        panggilan kita terhadap istri dari adik laki-laki ayah kita,
-        panggilan kita terhadap istri dari semarga kita yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
-        panggilan kita kepada istri dari adik perempuan ibu kita.

Amang Tua, Bapa Tua (Pak Tua) :
-        panggilan kita terhadap Saudara laki-laki yang lebih tua dari ayah kita,
-        panggilan kita terhadap semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih muda darinya,
-        panggilan kita kepada suami dari kakak perempuan ibu kita.