Partuturan Batak Toba adalah
merupakan sistem kekerabatan Batak Toba. Aku yakin banyak dari kita yang belum
mengetahui tentang Partuturan walau kita orang batak asli sekalipun. Biasanya
ini terjadi kepada orang batak yang memang lahir di kota dan telah
dibesarkan pun di kota bukan di kampungnya sendiri, sehingga dia tidak
peduli lagi dengan adatnya sendiri. Orang yang tidak mengerti Partuturan
biasanya dikatakan “dang maradat” (tidak punya adat). Biasanya ini terjadi
kepada anak-anak muda yang memang lahir dan besarnya bukan lagi dikampungnya.
Maka dari itu aku mau berbagi pengetahuan tentang sebutan-sebutan yang
seharusnya kita katakan kepada sanak saudara kita atau orang lain yang bersuku batak.
Baik itu yang lebih tua, lebih muda, atau sepantaran dengan kita. Jangan sampai
salah ucap. Karena kita bisa di cap “tidak tahu adat”. Baik, mari kita lihat
dibawah ini sebutan-sebutan yang tepat dan benar untuk kita ucapkan.
Daftar istilah sebutan:
Uda, Amang Uda, Bapa Uda :
Uda, Amang Uda, Bapa Uda :
- panggilan kita terhadap adik laki-laki dari ayah
kita,
- panggilan kita terhadap semarga yang urutan keturunannya
setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
- panggilan kita kepada suami dari adik perempuan
ibu kita.
Inang Uda, Nanguda :
- panggilan kita terhadap istri dari adik
laki-laki ayah kita,
- panggilan kita terhadap istri dari semarga kita
yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua
darinya,
- panggilan kita kepada istri dari adik perempuan
ibu kita.
Amang Tua, Bapa Tua (Pak Tua) :
- panggilan kita terhadap Saudara laki-laki yang
lebih tua dari ayah kita,
- panggilan kita terhadap semarga yang urutan
keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih muda darinya,
- panggilan kita kepada suami dari kakak perempuan
ibu kita.